Sejarah Desa
Sejarah
Kampung Datah Bilang Baru
Gambar. Tugu dan Kelapa Suharto sebagai lambang
peresmian Kampung Datah Bilang Baru
Kampung Datah Bilang
Baru adalah hasil pemekaran dari kampung data bilang Ulu titik penduduk
mayoritas yang mendiami Desa ini yaitu suku Dayak Kenyah Bakung, Walaupun ada
suku Dayak lainnya yang tinggal di kampung tersebut namun yang lebih
mendominasi adalah Kenyah bakung.
Berdasarkan
sejarahnya, pada tahun 1960-an Dayak Kenyah dari Apo
Kayan (sekarang
masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara) di daerah perbatasan
dengan negara Malaysia memutuskan untuk pindah dari hulu ke hilir sungai yaitu
ke Kabupaten Kutai Kartanegara.
Alasan kepindahan
masyarakat Kenyah di tahun 1960-an adalah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan
sehari-hari kebutuhan akan pendidikan dan kesehatan dan kondisi sarana dan
prasarana yang masih sangat tbatas saat itu. Perpindahan suku Kenyah
dari tahun 1960-an sampai 1970 dari daerah apokayan terjadi secara bertahap.
Dan rombongan terakhir berpindah pada akhir tahun 1970-an dan tiba di kawasan
long hubung dan luthan dan tinggal Untuk sementara di wilayah tersebut (masuk dalam wilayah
kabupaten Mahakam Ulu sekarang ini).
Dengan berjalannya
waktu, pada tahun 1972 sampai 1974 pemerintah membuat kebijakan program Resettlement
penduduk
respen atau permukiman kembali penduduk. Masyarakat suku Kenyah waktu itu pun
tertarik dan ingin mengikuti program Respen
tersebut. Maka pada tahun 1973 masyarakat mengadakan musyawarah umum dalam
dengan pemerintah dan sepakat melalui program Respen
untuk membangun permukiman baru.
Akhirnya
disepakatilah satu wilayah (di
daerah yang masuk dalam wilayah Long
Hubung) yang diperuntukan untuk
permukiman penduduk yang ikut program Respen
tersebut.

0 Comments:
Posting Komentar